Fire Drill ( Latihan kebakaran) adalah metode berlatih bagaimana penghuni sebuah bangunan akan dievakuasi jika terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya . Latihan kebakaran di Gedung Menara BPJamsostek rutin 1 kali dalam setahun sebagai bentuk pemenuhan kewajiban yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No.21 tahun 2008 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana dan  Keputusan Menteri no. 186 tahun 1999 tentang Unit penanggulangan kebakaran di tempat kerja. Tujuan dari Latihan Kebakaran  ini adalah untuk melatih kesigapan team Keadaan darurat yang ada di Gedung Menara BPJamsostek dan sudah dilakukan pada tanggal 15 Desember 2021.

Kondisi pandemic saat ini maka pelaksanaan Latihan Kebakaran hanya dilakukan secara internal / tidak melibatkan penyewa dikarenakan adanya aturan pembatasan kerumunan orang yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta

Latihan Kebakaran ini kami melibatkan Team DamKar dari wilayah Provinsi Jakarta Selatan untuk memonitor semua kegiatan dari mulai kondisi darurat, komunikasi antar anggota melalui HT (Handy Talky), Kecepatan tiba di lokasi, kecepatan respon dan koordinasi dengan dinas terkait.

Dalam kegiatan ini kami juga melakukan pengetesan terhadap system fire fighting melalui jalur pipa Siamese, yang akan digunakan ketika kondisi air cadangan gedung sudah habis. Dari hasil pengetesan, jalur pipa Siamese dapat berfungsi dengan baik dan dapat mengalirkan air yang dialirkan menggunakan Mobile pressure yang digunakan team DamKar

Dari hasil didapat,kami mendapatkan masukan dari Team DamKar agar Team OKD di Gedung Menara BPJamsostek menjadi lebih cepat, lebih akurat dan lebih sigap lagi.

Dengan latihan Kebakaran yang rutin dilaksanakan, kami berharap dapat lebih bermanfaat untuk Penghuni Gedung Menara BPJamsostek sehingga dapat memperkecil resiko korban jiwa dan kerugian harta benda akibat dari musibah yang dapat terjadi.